Temukan Bola Emas paling kontroversial dalam sejarah

Golden Ball atau Ballon d’Or dikenal sebagai penghargaan individu paling bergengsi dari seorang pemain sepak bola. Namun, orang yang paling berharga tidak selalu dipilih.

Golden Ball adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemain dengan penampilan paling mengesankan tahun itu. Namun, ada QBV yang menyebabkan kontroversi dengan tidak memberikannya kepada orang yang tepat.

5. Fabio Cannavaro (Real Madrid / Italia) – 2006

Fabio Cannavaro tidak diragukan lagi adalah salah satu gelandang terbaik di dunia pada tahun 2006. Pemain bertubuh rendah hati ini adalahSebuah dengan tim Italia yang memenangkan Piala Dunia FIFA sebagai tulang punggung pertahanan tahun itu.

Namun, Cannavaro bermain bersama para bek terbaik dalam sejarah. Itu sebabnya banyak orang kaget ketika bintang Real Madrid menerima penghargaan ini. Banyak orang percaya bahwa orang yang tepat dalam bingkai kayu Azzuri – Gianluigi Buffon, adalah orang yang paling berharga.

Foto 1
Cannavaro dan Buffon pada tahun 2006. Foto: Getty

Buffon disebut-sebut sebagai penjaga gawang terbaik di dunia saat itu, ketika dia membantu tim hanya menerima 2 gol selama kampanye Piala Dunia. Meski begitu, penampilan itu sepertinya masih belum cukup.

4. Luka Modric (Real Madrid / Kroasia) – 2018

Gelandang 1985-lah yang mengakhiri dominasi Ronaldo dan Messi di penghargaan ini. Namun, dalam banyak hal, Modric 2018 tidak sekeren dua rekannya.

Bintang Real ini memang bermain sangat baik dalam perjalanan Argentina menuju final Piala Dunia, namun kontribusi sang gelandang ke gawang tersebut tidak cukup membantunya mengungguli Cristiano Ronaldo.

Foto 1
Modric memiliki Piala Dunia yang tak terlupakan. Foto: Getty

Mantan bintang Tottenham itu juga hanya mengemas 2 gol dan 8 assist setelah 43 pertandingan berseragam Real, pada musim 2017/18. Sedangkan CR7 telah mencetak 44 gol dan memberikan assist sebanyak 8 kali pada musim itu.

3. Michael Owen (Liverpool / Inggris) – 2001

Striker utama Liverpool menjalani musim yang mengesankan, membantu tim kota pelabuhan memenangkan treble dengan 24 gol yang dicetak. Namun, performa eks pemain internasional Inggris itu tahun itu masih kalah dengan Raul Gonzalez dari Real Madrid.

“Lord of the Rings” mengakhiri musim dengan 32 gol dalam 50 pertandingan, memenangkan Pichichi Prize tahun itu. Secara kolektif, legenda ini juga memenangkan gelar La Liga dan Liga Champions, sebagai pencetak gol terbanyak di kedua turnamen tersebut.

Foto 3
Owen menyusul Raul. Foto: Getty

Maka ketika Owen meraih Ballon d’Or tahun 2001, banyak yang protes. Sebab jelas, Raul mengalami musim yang lebih eksplosif.

2. Pavel Nedved (Juventus / Republik Ceko) – 2003

Tahun 2003 sangat disayangkan bagi Thierry Henry, yang kemudian dianggap sebagai pemain terbaik yang pernah bermain di Liga Inggris. Henry berada di puncak Eropa pada tahun 2003, jadi tapi Bola emas kembali jatuh ke tangan pemain sayap Juventus Pavel Nedved.

Juventus tampil baik musim itu, mempertahankan gelar Serie A sekaligus mengangkat Piala Super Italia. Namun, Nedved bukan bintang yang paling menonjol karena hanya mencetak 8 gol di semua kompetisi.

Foto 4
Nedved bukanlah nama yang menonjol untuk Juve. Foto: Getty

Jika dibandingkan dengan Henry, yang mencetak 42 gol dan 26 assist musim itu, rekor Nedved terlalu sederhana. Orang Prancis itu kembali tahun itu sebagai PFA Player of the Year dan FWA Player of the Year.

1. Matthias Sammer (Borussia Dortmund / Jerman) – 1996

Gelandang bertahan Jerman memiliki kemampuan buntu bola dan dribbling yang bagus. Tapi, kualitasnya sana Sulit untuk memenangkan Ballon d’Or. Namun itu terjadi.

Alan Shearer, yang finis ketiga di Ballon d’Or tahun itu, memenangkan pencetak gol terbanyak Liga Premier dan Pemain Terbaik Liga Inggris Tahun Ini. “King of bombs” mencetak 28 gol di semua kompetisi, membantu Newcastle untuk pertama kalinya dalam sejarah tujuan Liga Premier berada di posisi ke-2.

Pemain tentang kedua tahun itu dalam pemilihan Golden Ball tidak lain adalah Ronaldo Nazario. Penyerang Brasil mengakhiri musim dengan 34 gol dalam 37 pertandingan untuk Barcelona, ​​menjadi pencetak gol terbanyak La Liga.

Foto 5
QBV paling kontroversial dalam sejarah. Foto: Getty

“Aliens” membawa Barcelona ke Copa del Rey, Piala Super Spanyol, dan Piala Winners UEFA. Dengan 47 gol, Ronaldo juga memegang Sepatu Emas Eropa.

Semua meramalkan bahwa Ronaldo, striker yang memukau dunia, akan memenangkan QBV tahun itu. Namun, legenda Samba tertinggal 1 suara dari Sammer.

Satu hal yang diakui Jurgen Klopp usai kalah melawan MU

Bruno Fernandes mengungkapkan, ‘master’ hanya tendangan bebas yang tidak biasa

VIDEO: Karya solonya membantu Son memenangkan penghargaan FIFA tertinggi


Informasi lebih lanjut  

Dealer Fun88 memberikan 20 putaran gratis ketika pemain berhasil mendaftar untuk akun perjudian, taruhan sepak bola, lotere, .. Ketika Anda menang, Anda akan diizinkan untuk mencairkan rekening bank Anda.

Link alternatif Fun88 terbaru

Link 1   –  Link 2   –  Link 3